PERATURAN

PERATURAN

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL MUNAWWARAH MURAD

(YPIAM)

TAMKI / TAMAN KANAK – KANAK (RA) BUNAYYA II

SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) BUNAYYA

 

BAB I

UMUM

Pasal 1

Pengertian

  1. Yayasan Pendidikan Islam Al Munawwarah Murad : adalah sebuah Yayasan bergerak dalam bidang pendidikan.

 

Akte Pendirian

Notaris            : Djaidir, SH

Nomor             : 56

Tanggal           : 12 Oktober 1988

Disesuaikan dengan peraturan Yayasan yang baru oleh Notaris Tri Yanta Putri, SH

  1. Peraturan YPI Al Munawwarah Murad : ialah seluruh peraturan ini dan peraturan pelaksanaannya.
  2. Lingkungan Yayasan : Keseluruhan tempat yang berada dibawah penguasaan Yayasan yang digunakan untuk melaksanakan seluruh kegiatan Yayasan.
  3. Ketua Yayasan : Pimpinan yang diangkat dan ditunjuk melalui rapat Yayasan untuk memimpin kegiatan Yayasan.
  4. Guru dan Pegawai : ialah seseorang yang telah memnuhi syarat yang ditentukan, telah diangkat, dipekerjakan dan digaji oleh Yayasan.
  5. Status Guru dan Pegawai : Guru dan Pegawai Tetap
  6. Guru dan Pegawai yang terikat Hubungan Kerja dalam jangka waktu 1 (satu) tahun dan Hubungan Kerja tersebut diatur dalam waktu suatu perjanjian tersendiri dengan mengacu pada Peraturan ketenaga Kerjaan yang berlaku.
  7. Pelatihan (Training) yaitu kegiatan kerja yang dilakukan dimana dalam waktu percobaan 3 (tiga) bulan.

 

Pasal 2

Maksud dan Tujuan

  1. Peraturan Yayasan ini diadakan untuk menciptakan suatu suasana kerja yang baik.
  2. Dengan adanya Peraturan yayasan ini diharapkan hak dan kewajiban dari Yayasan, guru dan pegawai menjadi jelas.

 

Pasal 3

Lingkup Berlaku Peraturan Yayasan

  1. Peraturan Yayasan ini berlaku bagi Guru dan Pegawai Tetap, Training berlaku ketentuan yang diatur dalam perjanjian tersendiri dengan mengacu ke Peraturan Ketenaga Kerjaan yang berlaku.
  2. Peraturan ini berlaku dari Peraturan yang dibuat.

 

BAB II

PENERIMAAN, PENGANGKATAN DAN PENEMPATAN

Pasal 4

Syarat Penerimaan Guru dan Pegawai

  1. Penerimaan Guru dan Pegawai baru melalui masa percobaan, Yayasan maupun guru dan pegawai berhak melakukan pemutusan hubungan kerja tanpa syarat apapun. Apabila telah lulus dalam menjalani masa percobaan, maka calon guru dan calon pegawai dapat diangkat sebagai karyawan tetap dengan Surat Keputusan Yayasan.
  2. Untuk syarat diterima guru dan pegawai seseorang harus :
  3. Memenuhi persyaratan jabatan dalam hal pendidikan, pengalaman, kepribadian dan fisik
  4. WNI
  5. Berbadan sehat dan berjiwa sehat, dibuktikan oleh instansi atau ahlinya
  6. Berumur serendah-rendahnya 20 tahun den setinggi-tingginya 45 tahun
  7. Dapat menyerahkan surat- surat asli yang disyaratkan oleh Yayasan
  8. Bersedia mentaati semua Peraturan Yayasan termasuk penempatan dan pengalihan jabatan dalam lingkungan YPI Al Munawwarah Murad
  9. Bersedia membuat pernyataan dan menjaga kerahasiaan kerja dilingkungan Yayasan
  10. Tidak terlibat dalam kegiatan politik yang bertujuan mengubah dasar negara yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Instansi Pemerintah yang berwenang.

Pasal 5

Kewenangan Mengangkat, memberhentikan dan memindahkan Guru dan Pegawai

  1. Pengangkatan, Pemberhentian dan Penempatan Guru dan Pegawai dilakukan dengan Surat Keputusan Ketua Yayasan yang disetujui oleh rapat Yayasan dengan meminta saran / pendapat yang tidak memgikat dari kepala sekolah (atasannya)
  2. Untuk memperlancar pelaksanaan, wewenang tersebut dapat dilimpahkan secara tertulis pada guru dan pegawai tertentu.

 

BAB III

HAK DAN KEWAJIBAN

Pasal 6

Hak Yayasan

Yayasan berhak :

  1. Memberikan perintah atau pekerjaan sesuai dengan kegiatan Yayasan
  2. Menetapkan standar kerja untuk tiap guru dan pegawai
  3. Memutuskan hubungan kerja dengan guru dan pegawai yang tidak memnuhi standar kerja yang ditetapkan
  4. Menetapkan Peraturan dan Tata Tertib kerja guru dan pegawai dilingkungan Yayasan
  5. Memutuskan Hubungan kerja dengan Guru dan Pegawai yang tidak mematuhi ketentuan peraturan yang telah ditetapkan Yayasan
  6. Menempatkan guru dan pegawai pada bidang-bidang yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan Yayasan
  7. Mengatur hari dan jam kerja
  8. Memutuskan Hubungan kerja yang telah mencapai 55 tahun
  9. Dapat diperpanjang atas pertimbangan Pengurus Yayasan.

 

Pasal 7

Kewajiban Yayasan

  1. Memberikan gaji yang telah disepakati bersama
  2. Memberikan tunjangan sakit, menikah, THR, lahir anak dan kemalangan besarnya sesuai yang diatur oleh Yayasan.

 

Pasal 8

Hak Guru dan Pegawai

  1. Gaji sesuai dengan yang dibuat oleh Yayasan dengan memperhatikan kebutuhan guru dan pegawai
  2. Mendapat Tunjangan Hari Raya, Sakit, menikah, lahir anak dan kemalangan yang besarnya diatur oleh Yayasan
  3. Mengundurkan diri sendiri

 

Pasal 9

Kewajiban Guru dan Pegawai

  1. Membela Yayasan, memikirkan dan melakukan pengembangan pekerjaannya
  2. Bertingkah laku sesuai peraturan, tata tertib dan prosedur kerja yang berlaku dilakukan Yayasan
  3. Melaksanakan pekerjaan yang telah ditugaskan oleh Yayasan dengan cara sebaik-baiknya dan dengan sikap penuh tanggung jawab
  4. Memberikan keterangan yang benar pada Yayasan
  5. Menggunakan dengan baik dan menjaga keamanan barang milik Yayasan termasuk yang dipercaykan kepadanya
  6. Aktif menjaga kebersihan lingkungan Yayasan, tempat kerja, ruang kelas, kamar mandi dan keselamatan kerja
  7. Bersikap dan bertingkah laku baik terhadap atasan, sesama guru, pegawai, orang tua, murid serta masyarakat secara keseluruhan
  8. Menyimpan dengan baik dan menjaga kerahasiaan segala informasi dokumen atau bahan pekerjaan dan kebijaksanaan Yayasan yang diketahui
  9. Tidak membicarakan dengan siapapun rahasia Yayasan yang diketahui atau hal yang merugikan baik langsung maupun tidak langsung
  10. Menjaga kesusilaan dan kesopanan dalam kehidupan sehari-hari
  11. Berpenampilan atau berpakaian rapi dan sopan sesuai (secara Islami) dengan kebutuhan dan kebiasaan dilingkungan Yayasan

BAB IV

TATA TERTIB KERJA

Pasal 10

Jam dan hari Kerja

  1. Hari dan Jam Kerja adalah waktu dimana guru dan pegawai berada ditempat kerja yang telah ditentukan untuk melakukan pekerjaan. Jam masuk pukul 06.45 – 16.00.

 

Jam Kerja SDIT                      Hari Senin s/d Jum’at                          Sabtu

Kep.Sek, Wali Kelas / Asst     07.15 – 16.00 Wib                               07.30 – 13.00 Wib

Pegawai Sekolah                     07.30 – 16.00 Wib                              07.30 – 13.00 Wib

 

Kecuali ada surat keterangan sekolah yang telah terlanjur kuliah

 

Jam kerja RA/TK                    Hari Senin s/d Jum’at

Kep. Sek dan Guru                 07.30 – 11.30 Wib

 

Kecuali ada hal yang disepakati bersama Yayasan

 

Pasal 11

Pencatatan Kedatangan dan Pulang Kerja

  1. Pada saat datang dan pulang guru dan pegawai diharuskan mencatatkan diri dengan menggunakana time recoder atau daftar hadir
  2. Karyawan tidak dibenarkan mencatatkan kehadiran guru dan pegawai lain
  3. Apabila guru dan pegawai tidak mencatat kehadiran dan kepulangan maka akan dipotong Rp. 10.000 / hari

Pasal 12

Tidak Hadir Kerja

  1. Ketidak hadiran kerja karena sakit atau sebab lain harus diberitahukan kepada atasan pada hari tersebut
  2. Dalam hal guru dan pegawai tidak hadir kerja lebih dari 3 (tiga) hari karena sakit, hal ini harus dibuktikan surat keterangan dokter yang merawatnya
  3. Ketidak hadiran yang bukan karena sakit atau tanpa izin dari atasan merupakan tindakan melalaikan kewajiban
  4. Guru dan pegawai selama 5 (lima) hari berturut-turut tidak masuk kerja tanpa keterangan tertulis disertai bukti-bukti yang sah dan telah dipanggil (secar lisan) dan tertulis dua kali (terakhir) dapat dilakukan PHK
  5. Peringatan lisan dipanggil Yayasan, setelah dipanggil Kepala sekolah, Peringatan tertulis I (dirumahkan selama 3 (tiga) hari (schorsing)), peringatan tertulis II (dirumahkan selama 6 (enam) hari)

 

Pasal 13

Kepala Sekolah, Guru dan Pegawai dilarang

  1. Menulis berita atau ulasan tentang keadaan Yayasan dalam media masa yang tidak diterbitkan Yayasan tanpa persetujuan atau perintah tertulis dari ketua Yayasan
  2. Melakukan kegiatan mencampuri urusan yang menyangkut keuangan didalam lingkup Yayasan
  3. Melakukan kegiatan usaha diluar Yayasan yang berakibat melalikan pekerjaan atau tidak bisa mencurahkan tenaga, pikirkan yang sebaik-baiknya bagi Yayasan
  4. Meminjamkan atau mempergunakan barang milik Yayasan atau yang menjadi Hak Yayasan sehingga merusak Yayasan kecuali ada izin dari Ketua atau Sekretaris Yayasan
  5. Meminjamkan uang mengatas namakna Yayasan kepada Instansi Bank, Koperasi baik Instansi Pemerintah maupun swasta dan lain-lain pihak baik kelompok maupun kepada perseorangan
  6. Bertindak semena-mena terhadap murid, orang tua, teman sejawat, masyarakat dilingkungan Yayasan
  7. Mencampuri kebijaksanaan YPIA baik itu administrasi, keuangan, operasional dilingkungan YPIA

Pasal 14

Kepala Sekolah, Guru dan Pegawai dilarang melakukan       :

  1. Penipuan, penggelapan perbuatan yang bertentangan dengan norma kesusilaan, agama dan umum
  2. Menganiaya atau mengancam secara fisik atau mental, menghina secara kasar pada Yayasan, atasan, murid, sesama guru dan pegawai atau masyarakat dilingkungan Yayasan yang dapat merugikan Yayasan
  3. Membujuk atasan atau sesama guru dan pegawai untuk berbuat melanggar peraturan, tata tertib Yayasan dan melanggar hukum dan kesusilaan
  4. Merusak, dan merugikan atau membiarkan dalam keadaan buruk milik Yayasan baik segala maupun karena kecerobohan atau mencelakakan
  5. Membuat dan menyebarluaskan keterangan palsu atau tidak benar
  6. Menyerang, mengintimidasi atau menipu Yayasan, sesama guru dan pegawai beserta keluarga
  7. Menerima, meminta uang atau barang kepada orang tua murid agar sipemberi diberikan keistimewaan yang dapat memberikan citra buruk Yayasan, guru dan sekolah
  8. Mengadakan transaksi penjualan dalam bentuk apapun dilingkungan Yayasan kecuali ada izin dari Yayasan
  9. Menghasut sesama guru dan pegawai yang dapat mebuat keonaran di dalam Yayasan
  10. Perbuatan skandal dengan sesama guru atau pegaawai
  11. Melakukan kegiatan tambahan Pelajaran (izin Yayasan) berupa apapun untuk kepentingan pribadi dilingkungan yayasan, dimana dapat menimbulkan citra buruk bagi Yayasan
  12. Menyalah gunakan posisi atau jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok
  13. Melakukan hal yang dapat merusak nama baik Yayasan dan sekolah
  14. Berjudi, minum minuman keras, madat, penyalah gunakan / obat-obatan, seksual dan amoral lainnya baik dilingkungan dan diluar lingkungan Yayasan
  15. Tindakan pemakaian tabungan siswa
  16. Menolak perintah yang layak dari atasan ( Yayasan )
  17. Melalaikan kewajiban atau prosedur kerja seperti pembuatan silabus, RPP, soal, isi raport dan sebagainya yang telah diatur dalam PTOP
  18. Tidak memperhatikan hari dan jam kerja
  19. Meninggalkan kelas pada jam pelajarannya
  20. Meninggalkan pekerjaan pada waktu jam kerja ( kecuali ada keperluan luar dengan menunjukkan bukti undangan atau sejenisnya )

Pasal 15

Sanksi

Yayasan dapat melakukan tindakan kedisiplinan adalah sebagai berikut      :

  1. Kesalahan yang besar, sehingga dapat dilakukan pemutusan hubungan kerja adalah larangan dalam pasal 13 dan pasal 14 ayat 1 s/d 15
  2. Kesalahan yang diberikan peringatan tertulis adalah pelanggaran atas pasal 14 ayat 16, 17, 18, 19 dan 20 pelanggaran terhadap tata tertib kerja, jika setelah diberikan peringatan terakhir guru / pegawai masih melakukan pelanggaran, maka kepada guru dan pegawai tersebut dapat dilakukan pemutusan hubungan kerja sesuai dengan peraturan ketenaga kerjaan yang berlaku
  3. Apabila terjadi keterlambatan kehadiran 3 kali dalam satu bulan, maka kepala sekolah, guru dan pegawai akan diberikan sanksi tindak kedisiplinan

 

Pasal 16

Tindakan Kedisiplinan

Tindakan Kedisiplinan dilakukan denga tahap :

  1. Pernyataan lisan

Untuk Guru dan Pegawai

Dilakukan oleh atasan atau pejabat lain yang berwenang dalam hal guru dan pegawai yang melakukan pelanggaran yang bersifat ringan dan masih dapat diperbaiki

Untuk Kepala Sekolah

Dilakukan oleh pengurus Yayasan yang telah ditunjuk

  1. Pernyataan tertulis

Untuk Guru dan Pegawai

Jika peringatan lisan diabaikan, maka peringatan dilakukan dengan tahapan peringatan tertulis melalui surat peringatan tertulis, jenis peringatan tertulis dan jangka waktu maksimal berlaku adalah :

Surat Peringatan                      dikeluarkan                             Lamanya

Surat Peringatan I                   Atasan                                     3 (tiga) hari dirumahkan

Surat Peringatan II                  Atasan/diketahui Yayasan      6 (enam) hari dirumahkan

Surat Pemberhentian (PHK)   Yayasan                                  PHK

Untuk Kepala Sekolah dan Pegawai Yayasan

Surat Peringatan                      Dikeluarkan oleh

I                                               Pejabat yang ditunjuk Pengurus YPIAM

II                                             Pejabat yang ditunjuk Ketua YPIAM

III                                            Pemberhentian yang telah dirapatkan oleh seluruh Yayasan YPIAM

  1. Pembebasan tugas sementara (Schorsing)

Pembebasan tugas sementara diberikan kepada guru dan pegawai yang melakukan kesalahan berat atau yang tidak menjalankan kewajiban sesama mestinya dan telah mendapat surat peringatan II dan perbuatannya merugikan Yayasan. Dalam masa dirumahkan (Schorsing) guru dan pegawai selama 14 ( empat belas ) hari dipotong per les dan dipotong  Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dari gaji seluruhnya

  1. Pemutusan Hubungan Kerja

Tindakan kedisplinan yang diberlakukan adalah sesuai dengan jenis pelanggarana dan tidak perlu mengikuti urutan tahapan di atas

 

BAB V

PENGGAJIAN

Pasal 17

Penetapan Gaji

Yayasan menetapkan gaji atas dasar nilai jabatan yang telah ditetapkan oleh Yayasan, penetapan gaji dibuat oleh Yayasan, guru dan pegawai telah menyetujuinya dalam akad perjanjian kerja

 

Pasal 18

Pembayaran Gaji

  1. Yayasan memberikan pembayaran gaji pada awal bulan
  2. Jika pemutusan hubungan kerja terjadi sebelum awal bulan, maka gaji untuk bulan dimana pemutusan hubungan kerja terjadi adalah proporsional dengan jumlah hari bekerja pada bulan pemutusan hubungan kerja

Pasal 19

Kenaikan Gaji

  1. Kenaikan gaji hanya dilakukan sekali dalam setahun yang pelaksanaannya di atur tersendiri
  2. Besar kenaikan dipengaruhi oleh prestasi dan keuangan Yayasan dalam kegiatan selama 1 (satu) tahun

 

Pasal 20

Pemotongan Gaji

Pemotongan gaji dilakukan :

  1. Bila tidak masuk tanpa pemberitahuan
  2. Bila tidak memberikan tugas pada waktu yang telah ditetapkan seperti soal, raport, silabus dan nilai
  3. Bila tidak mengikuti rapat, piket, mengawas life skill, dan kegiatan hari besar Islam (PHBI) maupun hari besar Nasional

 

Pasal 21

Besarnya Pemotongan Gaji

Besarnya pemotongan sesuai ketentuan Yayasan

  1. Bila terlambat hadir 1 s/d 5 menit dari waktu kehadiran yang sudah ditetapkan (yaitu bel berbunyi jam 07.15), maka akan dipotong sebesar Rp. 10.000,-/ hari , 5 s/d 10 menit dipotong Rp. 20.000,-/ hari dari gaji bulanan
  2. Bila tidak mengikuti rapat, piket, mengawas life skill dan kegiatan PHBI / PHBN tidak dipotong Rp. 20.000,-/ kegiatan dari gaji yang diterima setiap bulan
  3. Bila tidak mengumpulkan soal, raport, silabus, nilai yang berhubungan dengan proses belajar mengajar dipotong Rp. 50.000,- per bidang studi pada waktu yang telah dijadwalkan

 

Pasal

 

 

 

 

 

 

 

error: Dilarang melakukan copy/paste !!!